Mengenai Saya

Foto saya
Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya Angkatan 2009,Jurusan Teknik Sipil Konsentrasi Transportasi

Rabu, 25 Januari 2012

Rumah Minimalis ( on Progres )

Tampilan minimalis , dengan material yang saling terpadu.







perpaduan warna gelap dan terang setiap material yang ada.

yang berminat untuk jasa design sperti ini, atau yang lainnya silakan kunjungi Blog ini...

Selasa, 24 Januari 2012

Mendesign Rumah menggunakan Sketch Up ( simple lesson )

Jika kita melihat suatu rancangan tentunya dalam benak kita terpikirkan bahwa. "bagaimana mambuat rancangan secantik ini???". Namun pada dasarnya tidak begitu sulit jika kita terus mengexplorasi yang telah kita ketahui tentang SketchUp. Teori dasarnya adalah mampu menggunakan tools dari SketchUp sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Untuk lebih simplenya mari kita ikuti step by step design Rumah dengan menggunakan Sketch Up.
Rectangular
Line
1. Buat denah Rumah yang ingin kita rencanakan dengan tools line ataupun Rectang. ( langkah mudah menggunakan kedua tools ini adalah tekan L pada keyboard untuk line. dan R untuk Rectang ). yang mana hasilnya seperti gambar berikut :
setelah denah telah di buat sperti ini, asumsikan bahwa garis-garis tersebut adalah as bangunan ( anak sipil pasti tau donk apa itu as bangunan heheheee ), lanjut ke step selanjutnya ,
offset
2. Tentukan tebal dinding bangunan yang akan di buat . pada contoh di sini penulis merencanakan tebal dinging 12 cm (yang mana asumsi ini diambil dari 10 cm tebal batu bata dan 1 cm tebal plesteran). Caranya adalah klik tools offset atau tekan F pada keyboard kemudian pilih as bangunan dan gerakkan kearah luar as sejauh 6 cm dan kedalam dari as sejauh 6 cm. seperti gambar brikut ini :
ulangi langkah diatas keseluruh as bangunan. setelah itu lanjutkan step ke 3.
3. kali ini gunakan tool erase atau hapus . hapus as bangunan serta bersihkan setiap didalam garis untuk tebal dinding yang direncakan. garis yang berwarna biru akan dihapus .lihat gambar berikut ini :

Langkah selanjutnya adalah menentukan tinggi bangunan. Pada kali ini penulis merencanakan tinggi dinding bangunan adalah 4 meter. Pada langkah ini tools yang digunakan adalah Push/Pull.
             
4. Menggunakan tools Push/Pull ini untuk mengangkat dinding bangunan yang telah direncakan. Pilih tebal dinding yang telah direncanakan kemudian angkat tebal dinding rencana mengikuti garis vertikal yang berwarna biru pada Sketch Up ( Z ).  seperti pada gambar berikut ini :
Langkah berikutnya adalah memasang ornamen atau bangunan pelengkap seperti Pintu ataupun Jendela. Langkahnya adalah :
5. Bagi pemula gunakan bangunan pelengkap dari gambar yang telah ada pada component Sketcup, caranya klik windows--->components
 setelah itu cari komponen yang anda inginkan pada kitak dialog berikut ini :
berikut ini contoh gambar yang pernah penulis unduh :
6. pilih salah satu gambar yang diinginkan, kemudian ikuti setiap sisi-sisi gamba untuk menggambar keliling gambar tersebut. sehingga membuat gambar baru seperti berikut ini ( penulis contohin pada pintu yang pertama ) :
7. Gambar bayangan telah dibuat, langkah selanjutnya adalah memindahkan gambar tersebut pada bagian bangunan yang akan dibuat pintu.blok gambar, kemudian pilih tools move atau tekan M pada keyboard. dan letakkan pada bagian bangunan. 
8. kemudian gunakan tools push untuk melobangi bagian yang akan menjadi tempat pintu, menyerupai bagian pinggir pintu.

9. pasang pintu yang telah di unduh menggunakan tools move.
10. begitu juga dengan pemasangan komponen yang lainnya.
11. seperti yang penulis buat pada gambar brikut ini :



*tambahan : menampilkan ornamen atau material pada dinding bangunan 
pilih tools pint bucket atau tekan B pada keyboard. kemudian akan muncul kotak dialog untuk material. pada kotak dialog anda bisa menetukan sendiri warna ataupun material yang akan di pasang.

Untuk tahapan yang pertama ini penulis cukupkan dulu. Silakan dicoba, dan terus diulangi agar lebih mahir, jangan takut untuk mencoba, karena setiap percobaan yang dilakukan jika salah tidak akan dihukum. 
Semoga bermanfaat...:)
tunggu postingan selanjutnya...pada lesson berikutnya...:)


Kamis, 19 Januari 2012

penggunaan tools FOLLOW ME dan PUSH/PULL pada Sketch Up

Pada dasarnya fungsi kedua tools ini sama, yaitu menjadikan sebuah gambar dalam bentuk dua dimensi menjadi tiga dimensi. Perbedaannya hanya terdapat pada saat garis yang akan dilalui dari kedua tools ini.
pada tools push ini hanya ddapat digunakan pada satu garis lurus saja. walaupun arahnya berbeda.

Seperti contoh berikut ini :
sedangkan tools FOLLOW ME dapat digunakan pada lebih dari satu arah suatu garis, bahkan dapat membentuk suatu gambar dua dimensi menjadi 3 dimensi yang melalui garis lingkaran atau spiral.
Seperti contoh :




atau contoh yang lainnya :
 yang mana hasilnya seperti pada contoh berikut ini :
Selamat Mencoba, semoga bermanfaat...:)


menampilkan toolbar pada autocad 2007

kali ini penulis akan sedikit berbagi kepada pembaca cara menampilkan toolbar pada Auticad 2007.
1. Open autocad 2007




2. letakkan kursor pada toolbar standard saat instalasi awal.
3. klik kanan, kemudian akan tampil toolbar yang akan ditampilkan,


4. pilih toolbar yang akan ditampilkan, pada contoh disamping pengguna menampilkan Inquiry, yang fungsinya untuk melihat ukuran, baik panjang, luasan, maupun volume.

selamat mencoba, semoga bermanfaat...:)

Rabu, 18 Januari 2012

Perencanaan Jembatan dengan balok komposit

Dalam postingan kali ini, saya akan mencoba berbagi tentang ilmu teknik sipil yaitu, tentang struktur baja. Kali ini penulis akan berbagi tentang perencanaan Jembatan Komposit bentang 18 m. dengan struktur nya adalah beton dan baja Profil DIN.
yang mana hasil dari proses pengerjaannya ada disini ( blognya penulis juga ), sedangkan untuk perhitungannya klik disini



maaf ya kalo dalam bentuk scrib...:) kalo ada pertanyaan monggo ,,, atau add aj YM ane niku.haga13@yahoo.co.id.

Alat untuk menghitung luasan pada gambar

dalam ilmu teknik Sipil yang namanya gambar tidak pernah akan terlepaskan. Baik itu gambar yang dibuat secra manual, mauoun gambar yang dibuatdengan menggunakan bantuan beberapa fasilitas software, seperti Autocad, Sketch Up dan sejeniisnya. Didalam gambar-gambar tersebut sudah pasti terdapat ukuran-ukuran yang menunjukkan distance dari setiap garis yang terdapat, dengan tujuan lain untuk menentukan area ataupun volume. Tentunya akan menjadi masalah jika pada suatu gambar itu tidak terdapat ukuran. Jika gambar tersebut masih dalam bentuk dwg, tentu akan lebih mudah pengoperasiannya, yakni menggunakan tool pada Iquiry Autocad. seperti pada gambar.
 pada toolbar klik area

jika icon tersebut belum muncul pada toolbar, bisa dimunculkan dengan cara mengklik kanan mouse optic, kemudian pilih inquiry 



setelah itu pilih area yang akan dicari nilainya. setelah seluruh keliling area tersebut telah tepilih kemudian klik kanan. akan muncul kotak dialog seperti ini :
pada kotak dialog tersebut terdapat "AREA=luasan" dan "PERIMETER=keliling". namun yang jadi masalah apabila gambar tersebut adalah gambar dalam bentuk Hardcopy dan tiada ukuran. solusinya adalah menggunakan alat planimeter.
cara penggunananya sangatlah simple, yaitu menjalakannya serah jarum jam, dan terdapat pada kotak hasil luasan
selamat mencoba ya...:)